• (031) 9942 2222
  • info@skin-a.co.id

AMAN MENGHILANGKAN TAHI LALAT DENGAN TREATMENT INI

Tahi lalat adalah hal lumrah yang setiap orang pasti memilikinya namun ukuran, letak dan kondisi tahi lalat bisa saja menganggu sebagian orang. Sehingga membuat orang merasa tidak nyaman dan tidak percaya diri. Tak jarang dari kita ingin mengetahui bagaimana cara meghilangkan tahi lalat dengan benar.

Tahi lalat atau dalam sebutan medisnya Nevi Melanositik terbentuk dari sel penghasil zat warna atau pigmen kulit bernama melanosit yang berkumpul dan sebenarnya juga tidak berbahaya yang menimbulkan gejala tertentu. Meski demikian beauties tidak boleh sembarang menghilangkan tahi lalat. ada cara aman untuk menghilangkannya agar tidak meninggalkan bekas luka dan infeksi.

Umumnya tahi lalat berwarna gelap seperti hitam dan kecoklatan, namun ada juga yang sama dengan warna kulit. Tahi lalat bisa tumbuh dimana saja dan bentuknya bervariasi ada yang oval, bulat, datar, dan menonjol. Biasanya tahi lalat muncul sejak lahir atau sebelum usia 20 tahun.

Tidak tentu berapa jumlah tahi lalat yang dimiliki setiap orang, namun biasanya berkisar 10-50 tahi lalat. Ada tahi lalat mati yang bisa memudar seiring waktu atau tidak berubah ukuran dan bentuknya. Ada juga tahi lalat hidup bercirikan apabila bentuk tahi lalat semakin membesar atau bentuknya berubah-ubah.

Menghilangkan tahi lalat menjadi keputusan masing-masing orang apabila terganggu atau menjadi iritasi akibat gesekan karena keberadaannya. Namun, terkadang tahi lalat harus dihilangkan apabila berkembang menjadi kanker kulit melanoma yang bersifat ganas. Tahi lalat yang berpotensi mengalami kanker biasanya mengalami perubahan warna, ukuran, dan bentuk. Bahkan sampai menimbulkan nyeri dan berdarah. Jika beauties mulai mencurigai hal itu terjadi, segera kunjungi dan konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan penanganan.

Eksisi atau Punch Biopsy adalah treatment yang bisa beauties pilih untuk membuang tonjolan pada kulit yang tidak diinginkan (eksisi) salah satunya tahi lalat atau melakukan diagnosis (biopsi) pada tahi lalat yang berpotensi mengalami kanker kulit melanoma melalui pengambilan sampel jaringan untuk diteliti lebih lanjut