• (031) 9942 2222
  • info@skin-a.co.id

Ada Berbagai Macam Tes Covid-19, Mana yang Baik untuk Dilakukan?

Seperti yang kita ketahui, virus corona sangat cepat menyebar dan dengan mudah menularkan dari satu orang ke yang lain. Oleh karena itu, ketika kita tercatat ada kontak langsung dengan rekan yang positif covid, maupun ketika kita merasakan beberapa gejalanya, disarankan untuk segera lakukan tes Covid-19. 

 

Tes Covid-19 itu sendiri ada berbagai pilihan, yaitu tes PCR, rapid test antigen, rapid antibodi, dan istilah lainnya. Beauties sudah tahu belum apa yang membedakan berbagai tes tersebut? Ketika kita ingin mengetahui apakah kita terpapar atau tidak, sebaiknya melakukan tes yang mana ya?

 

Pertama-tama, kita bahas tesnya satu-satu, yuk! 

 

Rapid Test Antigen

Tes ini dilakukan dengan mengambil sampel lendir dari hidung atau tenggorokan melalui proses swab. Pemeriksaan kesehatan ini hasilnya bisa diketahui dalam waktu yang relatif cepat, loh! Mulai dari 1 jam, bahkan setengah jam. Beauties tidak perlu menunggu berhari-hari. Tingkat akurasi tes ini cukup tinggi, tapi terkadang masih ada hasil tes negatif palsu jika kadar virus corona di dalam tubuh rendah. Jika ingin melakukan rapid test, sebaiknya tidak terlalu lama setelah  awal gejala Covid-19 muncul.

 

Rapid Test Antibodi

Tes ini memberitahukan kita jika kita pernah memiliki virus corona di dalam tubuh. Jenis rapid test untuk COVID-19 ini merupakan jenis rapid test yang paling awal muncul. Di mana sampel diambil dengan cara pengambilan darah, umumnya di jari telunjuk kita. 

 

PCR Test

Sama dengan rapid antigen, Tes swab PCR diawali dengan pengambilan sampel cairan pernapasan atau lendir dari hidung dan tenggorokan. Hingga saat ini, tes PCR merupakan tes yang direkomendasikan oleh Badan Kesehatan Dunia (WHO) untuk mendiagnosis COVID-19.

Tingkat akurasi tes PCR cukup tinggi,dan dinilai paling akurat. Meski begitu, pemeriksaan hasil tes ini tidak secepat rapid antigen dan antibodi, yaitu membutuhkan waktu sekitar 1–7 hari.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa pemeriksaan rapid test antigen virus Corona memiliki tingkat akurasi yang lebih baik dibandingkan rapid test antibodi. Akan tetapi, pemeriksaan rapid test antigen dinilai belum seakurat tes PCR untuk mendiagnosis COVID-19.